Inisiatif dan Hiperaktif


Hanya sebuah fiksi antara pertemanan dalam dunia maya. 

XX-XX-2019

Mawar terhubung ke pesan.

Mawar: "Uhm... permisi, kak."
Andini: "Iya, ada apa?"
Mawar: "Boleh tidak aku pinjam uang dulu? Mau beli pulsa."
Andini: "Oh... boleh. Mau langsung kukirim saja jadi pulsa?"
Mawar: "Tidak apa-apa, langsung saja kirim ke pulsa."
Andini: "Mau berapa?"
Mawar: "50.000 saja."
Andini: "Nomor sama operator?"
Mawar: "XXXX-XXXX-XXXX, nama operatornya *********."
Andini: "Oke, sudah masuk belum?"
Mawar: "Sudah, terima kasih ya, kak. 😊"
Andini: "Welcome."

XX-XX-2019

Di suatu malam dimana cuacanya dingin, mendung namun tidak kian turun hujan, dijadikan tempat bersantai sangat nyaman. Jadi aku nongkrong di suatu warung dan memesan kopi susu dingin dan mi instan. Sembari menunggu, aku membuka salah satu media sosial di ponsel. 

Oh ada notifikasi pesan masuk yang baru, lalu kubuka dan kubaca.

Siska terhubung ke pesan.

Siska: "Hai."
Andini: "Hai juga."
Siska: "Kenalan dong, boleh."
Andini: "Oh, boleh. Silahkan." 
Siska: "Perkenalkan namaku Siska. Siska, umur 17 tahun."
Andini: "Oh, nama lengkapku Andini saja. Tapi kamu bisa memanggilku dengan nama Dini atau An, atau Noel. Umurku 20 tahun dan suka menulis."
Siska: "Waduh, kok Noel? Apa hubungannya?"
Andini: "Ya, aku lebih akrab disapa demikian oleh teman-teman sekolahku dulu, karena tanggal lahirku bertepatan dengan natal. Noel dalam bahasa Prancis berarti natal. "
Siska: "Oh... I see."

Mi Instan dan segelas kopi susu datang. Aku mematikan ponselku dan makan. Setelah selesai menyantap, aku pun pulang dan langsung tidur. 

XX-XX-2019

Jadi kisah ini terus berlanjut hingga Andini dan Siska bermusuhan, tidak perlu ada pengakraban karena itu kepanjangan untuk diceritakan. Jadi intinya, setelah pertengkaran singkat, mereka saling menjauh namun masih terhubung jika ada keperluan. Kemudian mereka berdua masuk ke suatu grup chat salah satu platform dan saling berbagi keluh kesah disini. 

Suatu hari, si kawan yang lain, yang bernama Mawar ingin meminjam kepada kawan yang lain yang bernama Viola. Pinjam 5.000 untuk membuat squad permainan mobile tertentu, namun disertai kata yang kasar. Kemudian Viola membuat sebuah Story yang menyatakan kekesalannya, namun dia menariknya kembali karena sudah tidak mengapa. Namun, Siska terlalu berinisiatif untuk menjadi pedang Viola. Ya, dia yang turun tangan memaki Mawar yang suka mengutang. Termasuk sama Andini. 

Alhasil dari peristiwa ini, Pada Tanggal 22 November 2019, Siska resmi menjauh kembali dari lingkup sosial yang sudah susah payah dia bangun. Ya, dia terusir dari masyarakat dan menjadi terkucil. Dia diusir karena terlalu berlebihan dan frontal memaki Mawar.

22 November 2019

Andini: "Sis, selamat, ya. Jangan terlalu dimasukan ke dalam hati. Mungkin ini ujian. Syukuri saja apa adanya."