Tragedi Di Pesta Malam Hari Chapter 1
Terdengar suara seorang laki-laki paruh baya berjalan melalui sebuah lorong yang cukup gelap. Dia berbelok di depan sebuah ruangan, menghadap dua buah pintu cukup besar yang tertutup.
krek....
Dia membuka pintu di depannya, lalu berjalan masuk kedalam ruangan yang berada dibalik pintu itu. Ruangan tersebut penuh berisi buku disetiap sisinya, kecuali di sisi dimana terdapat sebuah meja dan kursi. Sebuah lampu minyak duduk di atas meja tersebut untuk memberikan pencahayaan di dalam ruang gelap tersebut.
![]() |
| Sumber Gambar |
"Pak Nathan! Anda mendapat surat." Suara lelaki itu menggema didalam ruangan tersebut.
"Oh? Letakkan saja di meja saya, Samuel." Balas lekaki yang dipanggil Nathan. Dia memakai baju gaya Inggris kuno, lengkap dengan topi dan cerutunya.
"Baik, tuan." Jawab Samuel sambil meletakkan surat yang dia pegang.
"Saya permisi dahulu." Kata Samuel sambil berjalan keluar ruangan.
"Terima kasih, Samuel." Balas Nathan.
krek....
Suara pintu tertutup membuat ruangan tersebut kembali sunyi.
"Hmm.... Undangan pesta dari Kevin Ong, si bangsawan kerajaan. Aku juga sedang senggang."
"Baiklah."
"Samuel! Tolong reservasikan jadwal saya untuk hari sabtu dan minggu. Juga, tolong pesankan kereta kuda ke London untuk hari Sabtu! Kata Nathan sedikit berteriak.
"Baik tuan." Jawab Samuel dari balik pintu.
Nathan kemudian mengambil sebuah kertas yang berada diatas mejanya.
"Oho?" Reaksinya setelah melihat isi kertas tersebut.
"Hmm... Sepertinya aku memang perlu datang ke pesta ini." Kata Nathan dengan ekspresi masam sambil merobek kertas yang baru saja dibacanya.
